
Festival Pameran Museum se-Jawa Timur 2026 di Tuban
- Jumat, 23 Oktober 2026 – Minggu, 25 Oktober 2026 · Sabtu-Minggu dibuka untuk umum pukul 09.00-20.00 WIB; pembuk
- Taman Hutan Kota Abhipraya Tuban, Kec. Tuban
- Disbudporapar Kabupaten Tuban
Tentang Event
Festival Pameran Museum se-Jawa Timur 2026 digelar di Taman Hutan Kota Abhipraya, Kabupaten Tuban, dan menjadi ajang bertemunya koleksi dari berbagai museum daerah. Pameran mengusung tema "Sangkan Paraning Pantura".
Tujuh Museum Ikut Meramaikan
Pameran diikuti tujuh museum dari sejumlah daerah di Jawa Timur:
- Museum Kambang Putih (Tuban)
- Museum Sunan Giri (Gresik)
- Indonesian Islamic Art Museum (Paciran)
- Museum Negeri Mpu Tantular (Sidoarjo)
- Museum Sunan Drajat (Lamongan)
- Museum Rajekwesi (Bojonegoro)
- Museum 13 (Bojonegoro)
Setiap peserta membawa koleksi dan informasi sejarah yang memberi gambaran tentang perjalanan peradaban dan kebudayaan di Jawa Timur.
Jadwal Kunjungan
Festival berlangsung tiga hari, 23-25 Oktober 2026. Pembukaan digelar Jumat (23/10) malam oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Dr. Ir. Budi Wiyana, M.Si., mewakili Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky. Setelah itu pameran dibuka untuk umum pada Sabtu dan Minggu (24-25 Oktober 2026), pukul 09.00-20.00 WIB.
Pembukaan dimeriahkan penampilan Musik Gambus dan Tari Gumelar Segara Gunung.
Museum sebagai Ruang Belajar
Dalam sambutan yang dibacakan Sekda, Bupati Tuban menegaskan bahwa museum berperan strategis dalam melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan mengomunikasikan koleksi sejarah serta budaya kepada masyarakat. Pengelolaan museum perlu terus dioptimalkan agar menjadi ruang pembelajaran yang menarik dan relevan.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Tuban, Mohamad Emawan Putra, menyampaikan bahwa festival ini menghadirkan beragam koleksi dan informasi sejarah yang memperkaya wawasan pengunjung.
Dukungan Pemerintah Pusat
Penyelenggaraan festival didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik melalui program Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Museum dan Taman Budaya. Dukungan itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas tata kelola museum, mulai dari pengelolaan koleksi, pengembangan program publik, hingga pemeliharaan sarana dan prasarana.
Sejalan dengan branding Kabupaten Tuban, Mbangun Deso Noto Kutho, museum diharapkan terus bertransformasi lewat konsep New Museum yang berorientasi pada masyarakat. Museum tidak lagi sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga ruang interaksi dan pembelajaran.
Informasi Tambahan
Masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan datang bersama keluarga untuk mengenal lebih dekat kekayaan sejarah dan budaya Jawa Timur. Pameran tidak memungut biaya masuk.
Sumber
Informasi event diolah dari laporan resmi Pemerintah Kabupaten Tuban:
- Media: Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Tuban (Diskominfo-SP)
- Judul asli: "Festival Pameran Museum se-Jatim 2026 di Tuban, Angkat Tema Sangkan Paraning Pantura"
- Tanggal terbit: 24 Oktober 2026
- URL: https://tubankab.go.id/entry/festival-pameran-museum-se-jatim-2026-di-tuban-angkat-tema-sangkan-paraning-pantura
- Foto: Dokumentasi Pemkab Tuban


