Berita · Info Kota
Bupati Tuban Berbagi Pengalaman Kepemimpinan dengan 10 Pelajar Taruna Pamong Praja
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menerima 10 siswa SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Jatim dan berbagi pengalaman memimpin daerah.

Belajar Kepemimpinan Langsung dari Bupati
Sepuluh pelajar kelas XI dari SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur di Kabupaten Bojonegoro bertandang ke Pendapa Kabupaten Tuban, Rabu (28/10). Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky menerima mereka dalam sebuah diskusi tentang seluk-beluk memimpin daerah. Kunjungan itu merupakan bagian dari program sekolah bertajuk "Pemimpin Inspiratif: Menggali Inspirasi dari Pemimpin Bangsa", yang menempatkan pengalaman seorang kepala daerah sebagai bahan belajar, bukan sekadar teori di ruang kelas.
Percakapan berjalan dua arah. Para siswa melempar pertanyaan, sementara bupati membuka pengalamannya selama memimpin Tuban. Kedekatan asal daerah membuat mereka merasa menemukan teladan yang dekat: sosok senior dari kawasan yang sama, yang kini duduk di kursi kepemimpinan tertinggi kabupaten.
Dikutip dari laporan Pemerintah Kabupaten Tuban, dalam pertemuan itu bupati mengaku terkesan pada kemauan para siswa datang jauh-jauh demi berdiskusi.
"Saya senang melihat adik-adik memiliki semangat untuk belajar, berdiskusi, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin. Keinginan untuk terus belajar dan membuka diri terhadap pengalaman orang lain merupakan modal penting untuk berkembang," ungkapnya.
Sepuluh Nama yang Duduk di Meja Diskusi
Sepuluh pelajar tersebut adalah Grechyllya Arga Rastra Widyatama, Almira Putri Ramadhani, Meisyifa Aqila Yuwanindita, Naufal Chausar Fernando Pratama, Ahmad Sulthon Muzhaffar Syah, Nazal Fahriyal Khofidl, Tsuwai batul Aslamiyah, Keanu Bahrul Alam Suryaputra, Rangga Sangjabbar Putra Nusa, dan Annisa Rahma Indah Safitri.
Di hadapan mereka, bupati menekankan bahwa kepemimpinan tidak tumbuh seketika. Disiplin, kemauan belajar, dan kesiapan mendengar orang lain disebut sebagai bekal yang harus dipupuk sejak bangku sekolah. Ia juga mengingatkan agar cita-cita tidak berhenti pada kesuksesan pribadi.
"Teruslah belajar, jaga disiplin, dan bangun karakter yang kuat. Jadilah generasi yang tidak hanya sukses untuk diri sendiri, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Apa pun cita-cita kalian, jangan lupa untuk ikut berkontribusi bagi Tuban dan Indonesia," pesannya.
Mengapa Kunjungan Seperti Ini Penting
Bagi sekolah berasrama semi-militer seperti SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja, belajar dari praktisi bukan hal baru. Namun mendengar langsung pengalaman seorang bupati memberi gambaran konkret: keputusan sehari-hari seorang pemimpin daerah menyentuh layanan publik, anggaran, hingga hubungan dengan warga. Pengalaman semacam ini melengkapi materi kepemimpinan dan kewarganegaraan yang biasa diajarkan di dalam kelas.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan arah lain dari kunjungan sekolah ke pemerintah daerah. Alih-alih hanya mendengar paparan, siswa diajak berdialog dan menguji gagasan mereka sendiri di hadapan pengambil kebijakan. Semangat itu sejalan dengan visi sekolah yang mencetak kader pemimpin sejak dini.
Sumber
Artikel ini diolah dari laporan resmi Pemerintah Kabupaten Tuban.
- Media: tubankab.go.id (Pemerintah Kabupaten Tuban)
- Judul asli: Berbagi Pengalaman Kepemimpinan, Bupati Tuban Terima Kunjungan 10 Siswa SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur
- Tanggal: 28 Oktober 2026
- URL: https://tubankab.go.id/entry/berbagi-pengalaman-kepemimpinan-bupati-tuban-terima-kunjungan-10-siswa-sma-negeri-2-taruna-pamong-praja-jawa-timur
- Foto: Dokumentasi Pemkab Tuban (watermark tubankab.go.id) — suasana pertemuan Bupati Tuban dengan siswa SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Jatim; disimpan ulang di javacom.co.id/images/berita


